Universitas Setia Budhi kembali menorehkan momentum penting dalam perjalanan akademiknya melalui penyelenggaraan Sidang Yudisium Tahun Akademik 2024/2025. Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan ini menjadi penanda resmi berakhirnya masa studi mahasiswa sekaligus awal perjalanan baru sebagai lulusan perguruan tinggi yang siap berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Sidang yudisium yang digelar di lingkungan kampus Universitas Setia Budhi tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, senat akademik, para dosen, tenaga kependidikan, serta ratusan mahasiswa peserta yudisium. Suasana acara berlangsung penuh rasa syukur, haru, dan optimisme, mencerminkan keberhasilan proses pendidikan yang telah dilalui para mahasiswa selama menempuh studi.
Yudisium sebagai Titik Transisi Akademik dan Profesional
Dalam sambutannya, Penjabat Rektor Universitas Setia Budhi, Iman Sampurna, M.Pd, menegaskan bahwa yudisium bukan sekadar seremoni administratif untuk memperoleh gelar akademik. Lebih dari itu, yudisium merupakan titik transisi penting dari dunia akademik menuju dunia profesional dan pengabdian nyata di tengah masyarakat.
“Yudisium adalah momentum peralihan. Saudara-saudara tidak lagi hanya berstatus sebagai mahasiswa, tetapi telah memasuki fase baru sebagai lulusan yang memiliki tanggung jawab sosial, moral, dan profesional,” ujar Iman Sampurna.
Ia juga berpesan agar para lulusan tidak hanya menjadi pencari kerja, melainkan mampu tampil sebagai pelopor perubahan di lingkungan masing-masing. Menurutnya, integritas, etika, dan semangat kolaborasi merupakan nilai utama yang harus terus dijaga dalam menghadapi dinamika kehidupan di luar kampus.
521 Lulusan Dikukuhkan dari Dua Fakultas
Pada periode yudisium Tahun Akademik 2024/2025 ini, sebanyak 521 mahasiswa secara resmi dinyatakan lulus dari Universitas Setia Budhi. Jumlah tersebut berasal dari dua fakultas utama, yakni:
- Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) sebanyak 364 lulusan
- Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) sebanyak 157 lulusan
Capaian ini menunjukkan konsistensi Universitas Setia Budhi dalam melahirkan sumber daya manusia terdidik yang siap bersaing dan berkontribusi di berbagai sektor pembangunan.
Berdasarkan hasil evaluasi akademik, para lulusan menunjukkan prestasi yang membanggakan dengan rincian sebagai berikut:
- 115 mahasiswa meraih predikat Cum Laude
- 190 mahasiswa meraih predikat Sangat Memuaskan
- 216 mahasiswa meraih predikat Memuaskan
Adapun IPK tertinggi pada periode ini diraih oleh Utin Utianingsih, mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan, dengan IPK 3,93. Prestasi tersebut menjadi bukti nyata dedikasi, kedisiplinan, dan komitmen akademik yang tinggi selama menempuh studi.
Apresiasi terhadap Prestasi Non-Akademik Mahasiswa
Selain capaian akademik, Penjabat Rektor Universitas Setia Budhi juga memberikan apresiasi kepada para mahasiswa yang aktif mengembangkan potensi diri di luar ruang kelas. Berbagai prestasi non-akademik dinilai turut membentuk karakter, kepemimpinan, dan kepekaan sosial mahasiswa.
Mahasiswa Universitas Setia Budhi tercatat aktif dalam berbagai kegiatan, seperti:
- Program Kampus Merdeka dan MBKM
- Kegiatan organisasi kemahasiswaan
- Pengabdian kepada masyarakat
- Program sosial dan kemanusiaan
- Kompetisi tingkat regional dan nasional
Menurut Iman Sampurna, pengalaman non-akademik tersebut merupakan bekal penting bagi lulusan untuk menghadapi tantangan dunia kerja dan kehidupan sosial yang semakin kompleks.

Komitmen Universitas Setia Budhi terhadap Mutu Pendidikan
Dalam laporan akademiknya, Penjabat Rektor menegaskan bahwa Universitas Setia Budhi terus berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai strategi pengembangan institusi, di antaranya:
- Penguatan Kurikulum Berbasis MBKM
Universitas Setia Budhi terus menyesuaikan kurikulum agar relevan dengan kebutuhan dunia kerja, perkembangan ilmu pengetahuan, serta kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka. - Peningkatan Kualitas dan Kompetensi Dosen
Peningkatan kualifikasi dosen, pelatihan pedagogik, serta penguatan riset menjadi fokus utama dalam menjaga kualitas pembelajaran. - Pengembangan Sarana dan Prasarana Pembelajaran
Kampus secara bertahap meningkatkan fasilitas pendukung pembelajaran guna menciptakan lingkungan akademik yang kondusif dan modern. - Perluasan Kerja Sama dengan Dunia Industri dan Pemerintah
Kerja sama strategis dengan berbagai pihak dilakukan untuk memperluas kesempatan magang, penelitian terapan, dan penyerapan lulusan.
“Proses pendidikan di Universitas Setia Budhi tidak hanya menghasilkan gelar akademik, tetapi membentuk insan yang berkarakter, berdaya saing, dan siap menghadapi realitas kehidupan,” tegas Iman Sampurna.
Lulusan sebagai Duta Almamater dan Agen Perubahan
Dalam kesempatan tersebut, para lulusan juga diingatkan bahwa status sebagai alumni Universitas Setia Budhi membawa tanggung jawab moral untuk menjaga nama baik almamater di manapun berada. Lulusan diharapkan mampu menjadi duta kampus yang menjunjung tinggi nilai kejujuran, profesionalisme, dan kepedulian sosial.
Universitas Setia Budhi meyakini bahwa lulusan bukanlah akhir dari hubungan dengan kampus, melainkan awal dari kemitraan jangka panjang melalui Ikatan Alumni. Komunikasi dan sinergi antara alumni dan almamater dinilai penting dalam mendukung pengembangan institusi di masa depan.
Penutup: Harapan untuk Masa Depan Bangsa
Sidang Yudisium Tahun Akademik 2024/2025 Universitas Setia Budhi ditutup dengan ucapan selamat kepada seluruh lulusan beserta keluarga yang telah mendampingi perjalanan akademik mereka. Penjabat Rektor juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh dosen dan tenaga kependidikan atas dedikasi dan pengabdiannya dalam membimbing mahasiswa hingga mencapai titik kelulusan.
Momentum yudisium ini menjadi simbol harapan baru, tidak hanya bagi para lulusan, tetapi juga bagi bangsa. Universitas Setia Budhi optimistis bahwa para lulusan yang telah dikukuhkan mampu menjadi generasi penerus yang berkontribusi positif dalam pembangunan daerah dan nasional, sejalan dengan nilai-nilai akademik, moral, dan kemanusiaan yang telah ditanamkan selama masa studi.
