Posted in

Pemberdayaan Masyarakat Desa: Universitas Setia Budhi dan DPMD Provinsi Banten Tandatangani MoA

Pemberdayaan Masyarakat Desa: Universitas Setia Budhi dan DPMD Provinsi Banten Tandatangani MoA
Pemberdayaan Masyarakat

Pemberdayaan Masyarakat Desa Jadi Fokus Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Pemerintah

Pemberdayaan masyarakat desa menjadi salah satu agenda penting dalam pembangunan daerah, khususnya di Provinsi Banten yang memiliki potensi besar dalam sektor sumber daya manusia, ekonomi lokal, sosial, budaya, dan pengembangan desa. Untuk memperkuat kontribusi nyata dalam bidang tersebut, Universitas Setia Budhi bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Banten resmi menandatangani Memorandum of Agreement (MoA).

Penandatanganan MoA ini menjadi langkah strategis dalam membangun sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah. Melalui kerja sama tersebut, Universitas Setia Budhi dan DPMD Provinsi Banten berkomitmen untuk mengembangkan pemberdayaan berbagai program yang berkaitan dengan pendidikan, pelatihan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pendampingan desa, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia.

Kegiatan penandatanganan MoA berlangsung pada Rabu, 17 Juni 2026, dalam suasana penuh semangat kolaborasi. Momentum ini menjadi bagian penting dari upaya memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan desa yang lebih mandiri, maju, dan sejahtera.

Sebagai institusi pendidikan tinggi, Universitas Setia Budhi memiliki peran strategis dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, terutama pada aspek pengabdian pemberdayaan kepada masyarakat. Informasi mengenai pengembangan pendidikan, akademik, dan kontribusi institusi pendidikan juga dapat diakses melalui Universitas Setia Budhi.

Universitas Setia Budhi Perkuat Peran dalam Pembangunan Daerah

Universitas Setia Budhi terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan daerah melalui berbagai program kolaboratif. Kerja sama dengan DPMD Provinsi Banten menjadi salah satu bentuk nyata keterlibatan kampus dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di tingkat desa.

Perguruan tinggi tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir di tengah masyarakat. Melalui dosen, mahasiswa, dan lembaga penelitian, kampus dapat berkontribusi dalam memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat desa.

Dalam konteks pembangunan daerah, kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah menjadi sangat penting. Pemerintah memiliki kebijakan, jaringan, dan kewenangan dalam pembangunan desa, sementara perguruan tinggi memiliki kapasitas akademik, riset, pendampingan, serta sumber daya manusia yang dapat mendukung pelaksanaan program secara lebih terarah.

Kerja sama ini diharapkan menjadi fondasi bagi lahirnya berbagai program inovatif yang mampu meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat desa di Provinsi Banten.

Penandatanganan MoA Dihadiri Jajaran Pimpinan

Kegiatan penandatanganan MoA antara Universitas Setia Budhi dan DPMD Provinsi Banten dihadiri oleh jajaran pimpinan dari kedua institusi.

Dari pihak Universitas Setia Budhi hadir Rektor Iman Sampurna, M.Pd., Wakil Rektor I Dr. Ridwan Mukhtar, M.Pd., Koordinator Penelitian LPPM Dr. Li Puji Siswanto, M.Pd., serta Kepala UPT Humas, Kerja Sama, dan PMB Rian Juniar, S.Sos.

Kehadiran jajaran pimpinan universitas menunjukkan bahwa kerja sama ini menjadi agenda penting dalam pengembangan institusi dan perluasan kontribusi kampus terhadap masyarakat.

MoA ini tidak hanya menjadi dokumen kerja sama formal, tetapi juga menjadi dasar untuk mengembangkan kegiatan nyata yang dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa.

Rektor Universitas Setia Budhi Tekankan Kontribusi Nyata Kampus

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Setia Budhi, Iman Sampurna, M.Pd., menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan wujud komitmen universitas dalam mendukung pembangunan daerah melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Menurutnya, perguruan tinggi harus memiliki kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat dan mampu memberikan kontribusi nyata melalui keilmuan, penelitian, serta pengabdian yang aplikatif.

“Universitas tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan, tetapi juga harus hadir memberikan solusi dan kontribusi nyata bagi masyarakat. Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat berpartisipasi aktif dalam peningkatan kapasitas masyarakat dan aparatur desa di Provinsi Banten,” ujar Iman Sampurna.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Universitas Setia Budhi ingin menjadikan kerja sama ini sebagai ruang implementasi keilmuan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Kampus tidak hanya mencetak lulusan, tetapi juga ikut serta dalam membangun masyarakat yang lebih mandiri dan berdaya saing.

Ruang Lingkup Kerja Sama dengan DPMD Provinsi Banten

Melalui MoA ini, Universitas Setia Budhi dan DPMD Provinsi Banten sepakat untuk mengembangkan berbagai program kerja sama yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat desa.

Ruang lingkup kerja sama tersebut meliputi beberapa bidang penting, antara lain:

Pendidikan dan Pelatihan

Pendidikan dan pelatihan menjadi salah satu aspek utama dalam meningkatkan kapasitas masyarakat dan aparatur desa. Melalui program ini, masyarakat desa dapat memperoleh pengetahuan baru mengenai tata kelola desa, pengembangan ekonomi lokal, literasi digital, administrasi, dan penguatan kelembagaan.

Pelatihan juga dapat diberikan kepada aparatur desa agar mampu menjalankan tugas pelayanan publik secara lebih profesional, transparan, dan akuntabel.

Penelitian dan Kajian Desa

Perguruan tinggi memiliki kapasitas untuk melakukan penelitian yang relevan dengan kebutuhan desa. Penelitian dapat diarahkan pada berbagai isu seperti potensi ekonomi desa, pemberdayaan masyarakat, pengembangan UMKM, tata kelola pemerintahan desa, ketahanan pangan, hingga inovasi sosial.

Hasil penelitian tersebut dapat menjadi dasar dalam merancang program pembangunan desa yang lebih tepat sasaran.

Pengabdian kepada Masyarakat

Pengabdian kepada masyarakat menjadi bentuk nyata kehadiran perguruan tinggi di tengah masyarakat. Melalui program pengabdian, dosen dan mahasiswa dapat terlibat langsung dalam pendampingan masyarakat, edukasi, pelatihan, serta pengembangan solusi berbasis kebutuhan lokal.

Program pengabdian yang dilakukan secara berkelanjutan dapat membantu masyarakat desa mengembangkan potensi yang dimiliki secara lebih optimal.

Pendampingan Desa

Pendampingan desa menjadi aspek penting dalam kerja sama ini. Universitas Setia Budhi dapat berperan dalam mendampingi desa dalam menyusun program, mengidentifikasi potensi, mengembangkan inovasi, serta meningkatkan kapasitas kelembagaan desa.

Pendampingan yang baik akan membantu desa bergerak lebih terarah dalam mencapai kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.

Pengembangan Sumber Daya Manusia

Pembangunan desa tidak dapat dilepaskan dari kualitas sumber daya manusia. Karena itu, kerja sama ini juga diarahkan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat, aparatur desa, pemuda, serta kelompok-kelompok produktif di desa.

Pengembangan SDM dapat dilakukan melalui pelatihan kepemimpinan, kewirausahaan, literasi digital, manajemen organisasi, hingga peningkatan kemampuan komunikasi dan pelayanan publik.

Pemberdayaan Masyarakat Desa sebagai Kunci Pembangunan Berkelanjutan

Pemberdayaan masyarakat desa menjadi salah satu kunci dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan. Desa tidak hanya dipandang sebagai objek pembangunan, tetapi juga sebagai subjek yang memiliki potensi besar untuk berkembang.

Melalui pendekatan pemberdayaan, masyarakat desa didorong untuk aktif mengidentifikasi masalah, menggali potensi, menyusun solusi, dan mengembangkan program secara mandiri.

Pendekatan ini sangat penting karena setiap desa memiliki karakteristik, kebutuhan, dan potensi yang berbeda. Dengan pendampingan yang tepat, desa dapat mengembangkan keunggulan masing-masing, baik di bidang ekonomi, pertanian, pariwisata, budaya, maupun sumber daya manusia.

Kolaborasi antara Universitas Setia Budhi dan DPMD Provinsi Banten diharapkan mampu memperkuat pendekatan tersebut melalui program yang berbasis data, riset, dan kebutuhan nyata masyarakat.

Peran Mahasiswa dalam Pemberdayaan Desa

Kerja sama ini juga membuka peluang besar bagi mahasiswa Universitas Setia Budhi untuk terlibat langsung dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat desa.

Mahasiswa dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih nyata melalui kegiatan lapangan, penelitian, pendampingan, maupun pengabdian kepada masyarakat.

Melalui keterlibatan tersebut, mahasiswa dapat belajar memahami persoalan masyarakat secara langsung, sekaligus menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah.

Kegiatan seperti ini juga dapat membentuk karakter mahasiswa agar lebih peduli, komunikatif, adaptif, dan mampu bekerja sama dengan berbagai pihak.

Di sisi lain, kehadiran mahasiswa di desa juga dapat memberikan energi baru bagi masyarakat, terutama dalam pengembangan literasi digital, inovasi sosial, dan pemberdayaan pemuda desa.

Dosen sebagai Penggerak Riset dan Pengabdian

Selain mahasiswa, dosen Universitas Setia Budhi juga memiliki peran penting dalam implementasi MoA ini. Dosen dapat terlibat dalam penyusunan kajian, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi program pemberdayaan masyarakat.

Keilmuan yang dimiliki dosen dapat menjadi dasar dalam merancang program yang lebih sistematis dan terukur.

Dengan pendekatan akademik, program pemberdayaan desa dapat dikembangkan berdasarkan data, kebutuhan lapangan, serta indikator keberhasilan yang jelas.

Hal ini penting agar program yang dijalankan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Sinergi Akademik dan Pemerintah untuk Desa Mandiri

Kerja sama antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah menjadi salah satu strategi penting dalam mewujudkan desa yang mandiri, maju, dan sejahtera.

Pemerintah memiliki peran dalam kebijakan dan pelaksanaan program pembangunan, sedangkan perguruan tinggi dapat memperkuat program tersebut melalui riset, inovasi, pendampingan, dan pengembangan sumber daya manusia.

Sinergi ini diharapkan mampu menghasilkan berbagai program yang lebih efektif dan tepat sasaran, seperti:

  • Pendampingan tata kelola desa
  • Pengembangan potensi ekonomi lokal
  • Pelatihan aparatur desa
  • Peningkatan literasi masyarakat
  • Pengembangan UMKM desa
  • Pemetaan potensi wilayah
  • Inovasi pelayanan publik desa

Dengan kerja sama yang baik, pembangunan desa dapat dilakukan secara lebih terarah dan berkelanjutan.

MoA sebagai Landasan Program Kolaboratif

Penandatanganan MoA ini menjadi landasan awal bagi Universitas Setia Budhi dan DPMD Provinsi Banten untuk merancang serta merealisasikan berbagai program kolaboratif.

Keberhasilan kerja sama tidak hanya ditentukan oleh penandatanganan dokumen, tetapi juga oleh implementasi program di lapangan.

Karena itu, diperlukan komunikasi yang baik, perencanaan yang matang, serta evaluasi berkelanjutan agar setiap program dapat berjalan sesuai tujuan.

MoA ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama jangka panjang yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa di Provinsi Banten.

Universitas Setia Budhi sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Dengan ditandatanganinya MoA ini, Universitas Setia Budhi semakin memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah.

Kampus hadir bukan hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan pengabdian yang dapat mendukung kemajuan masyarakat.

Melalui kerja sama dengan DPMD Provinsi Banten, Universitas Setia Budhi berharap dapat berkontribusi lebih luas dalam membangun masyarakat desa yang mandiri, maju, produktif, dan sejahtera.

Penutup

Penandatanganan MoA antara Universitas Setia Budhi dan DPMD Provinsi Banten menjadi langkah strategis dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat desa dan pembangunan daerah di Provinsi Banten.

Melalui kerja sama ini, kedua institusi berkomitmen untuk mengembangkan program pendidikan, pelatihan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pendampingan desa, dan pengembangan sumber daya manusia.

Kolaborasi ini juga menjadi ruang bagi dosen dan mahasiswa untuk mengimplementasikan keilmuan secara langsung di tengah masyarakat. Dengan sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah, diharapkan lahir program-program inovatif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.

Universitas Setia Budhi terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berfokus pada pendidikan, tetapi juga aktif hadir dalam pembangunan masyarakat dan daerah. Melalui MoA ini, diharapkan masyarakat desa di Provinsi Banten dapat semakin mandiri, maju, dan sejahtera.