Good University Governance Jadi Fokus Penguatan Universitas Setia Budhi
Good University Governance menjadi salah satu fondasi penting dalam pengembangan perguruan tinggi modern. Tata kelola universitas yang baik, transparan, akuntabel, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan menjadi kunci utama dalam menciptakan institusi pendidikan tinggi yang unggul dan berdaya saing.
Sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola kelembagaan, Universitas Setia Budhi menyelenggarakan pelantikan pejabat baru di lingkungan universitas pada Jumat, 10 April 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum strategis dalam mendorong peningkatan kinerja organisasi, memperkuat pelayanan akademik, serta menjawab tantangan pendidikan tinggi yang terus berkembang.
Pelantikan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi langkah penting dalam memastikan setiap unit kerja memiliki kepemimpinan yang kuat, profesional, dan mampu menjalankan amanah kelembagaan secara bertanggung jawab.
Melalui penguatan struktur organisasi, Universitas Setia Budhi berharap dapat terus bergerak menjadi perguruan tinggi yang adaptif, bereputasi, dan berbudaya nasional.
Sebagai bagian dari penguatan kualitas pendidikan tinggi dan pengembangan institusi akademik, informasi mengenai kegiatan pelantikan pendidikan dan pengembangan kelembagaan juga dapat diakses melalui Universitas Setia Budhi.
Pelantikan Pejabat Baru Berlangsung Khidmat
Kegiatan pelantikan pejabat baru Universitas Setia Budhi berlangsung khidmat dan penuh makna. Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas dan yayasan, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa.
Kehadiran seluruh unsur sivitas akademika menunjukkan bahwa proses penguatan tata kelola kampus merupakan tanggung jawab bersama. Setiap elemen memiliki peran penting dalam mendukung visi dan misi universitas agar pelantikan dapat berjalan secara efektif.
Pelantikan pejabat baru menjadi bagian dari proses penyegaran organisasi. Dengan adanya pejabat baru di berbagai unit kerja, universitas diharapkan semakin mampu meningkatkan koordinasi, memperkuat inovasi, serta mempercepat pelaksanaan program strategis kampus.
Dalam konteks pendidikan tinggi, pelantikan kepemimpinan di setiap unit kerja memiliki peran yang sangat penting. Pejabat struktural tidak hanya bertugas mengelola administrasi, tetapi juga harus mampu menjadi penggerak perubahan, penjaga mutu, dan pelayan bagi mahasiswa serta masyarakat.
Rektor Tekankan Pelantikan Bukan Sekadar Seremonial
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Setia Budhi menegaskan bahwa pelantikan pejabat baru bukan hanya kegiatan formal atau seremonial. Lebih dari itu, pelantikan merupakan bentuk peneguhan komitmen dalam menjalankan amanah, tanggung jawab, dan pelayanan kelembagaan.
“Pelantikan ini merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam membawa Universitas Setia Budhi menjadi institusi yang adaptif, unggul, dan berdaya saing,” ujar Rektor.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa jabatan di lingkungan perguruan tinggi bukan sekadar posisi struktural, tetapi amanah yang harus dijalankan dengan integritas, profesionalitas, dan orientasi pada kemajuan bersama.
Setiap pejabat yang dilantik diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat sistem kerja, meningkatkan kualitas layanan, serta membangun budaya organisasi yang produktif dan kolaboratif.
Tiga Pilar Pengembangan Universitas
Dalam kesempatan tersebut, Rektor Universitas Setia Budhi juga menekankan tiga pilar utama dalam pengembangan universitas ke depan. Ketiga pilar ini menjadi arah penting bagi pejabat baru dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Good University Governance yang Adaptif
Pilar pertama adalah penguatan Good University Governance yang adaptif. Tata kelola universitas harus mampu berjalan secara transparan, akuntabel, profesional, dan responsif terhadap perubahan.
Di era digital dan transformasi pendidikan tinggi, perguruan tinggi dituntut untuk mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi, kebijakan nasional, kebutuhan mahasiswa, serta dinamika masyarakat.
Good University Governance yang adaptif mencakup berbagai aspek, seperti:
- Penguatan sistem administrasi akademik
- Transparansi dalam pengambilan keputusan
- Akuntabilitas pengelolaan program
- Peningkatan kualitas layanan mahasiswa
- Pemanfaatan teknologi informasi
- Penguatan sistem penjaminan mutu internal
Dengan tata kelola yang baik, universitas dapat bergerak lebih terarah dan mampu menjaga kepercayaan publik.
Peningkatan Reputasi Institusi
Pilar kedua adalah peningkatan reputasi institusi. Reputasi perguruan tinggi tidak dibangun dalam waktu singkat, tetapi melalui proses panjang yang melibatkan kualitas akademik, mutu lulusan, riset, pengabdian kepada masyarakat, kerja sama, dan tata kelola yang baik.
Universitas Setia Budhi berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu akademik, memperkuat akreditasi, mendorong riset dan inovasi, serta menghasilkan lulusan yang kompetitif.
Peningkatan reputasi juga berkaitan erat dengan kualitas pelayanan kepada mahasiswa dan masyarakat. Kampus yang memiliki reputasi baik adalah kampus yang mampu memberikan pengalaman belajar yang bermutu, relevan, dan berdampak nyata.
Dengan adanya pejabat baru di berbagai unit kerja, diharapkan setiap program pengembangan universitas dapat berjalan lebih optimal dan terukur.
Penguatan Nilai Budaya
Pilar ketiga adalah penguatan nilai budaya. Universitas Setia Budhi menempatkan nilai-nilai etika, kearifan lokal, dan budaya nasional sebagai landasan dalam penyelenggaraan pendidikan.
Pendidikan tinggi tidak hanya bertugas mencetak lulusan yang cerdas secara intelektual, tetapi juga harus membentuk karakter, integritas, dan kepedulian sosial.
Penguatan nilai budaya menjadi penting agar sivitas akademika tidak kehilangan jati diri di tengah perubahan zaman. Nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, gotong royong, disiplin, dan kepedulian harus terus menjadi bagian dari kehidupan kampus.
Dengan menjunjung tinggi nilai budaya, Universitas Setia Budhi berharap dapat menjadi institusi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat secara karakter.
Pejabat Baru yang Dilantik
Dalam pelantikan tersebut, Rektor Universitas Setia Budhi melantik sejumlah pejabat baru di berbagai unit kerja. Para pejabat yang dilantik diharapkan mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan universitas.
Pejabat yang dilantik antara lain Tino Supriantino, S.Sos., M.Si. sebagai Dekan FISIP; Tardi Setiabudi, S.Sos., M.AP. sebagai Wakil Dekan FISIP; Dr. Dine Trio Ratnasari, M.Pd. sebagai Sekretaris LP3M; Ira Arini, M.Pd. sebagai Koordinator Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran; Dr. Li. Obay Jambari, M.Pd. sebagai Koordinator Kurikulum, MBKM dan MKU; serta Dr. Dede Kurnia Adiputra, M.Pd. sebagai Sekretaris LPPM.
Selain itu, Yusi Maelani, M.P. dilantik sebagai Koordinator Penelitian LPPM; Dr. Li. Puji Siswanto, M.Pd. sebagai Koordinator Pengabdian kepada Masyarakat LPPM; Dr. Suci Aprilyati Rujiyat, M.Pd. sebagai Kaprodi PAUD; Deby Fauzi Asidiqi, M.Pd. sebagai Ketua Prodi PGSD; DC Aryadi, M.Pd. sebagai Ketua Prodi PBSI; Lukmanul Hakim, M.Pd. sebagai Ketua Prodi Penjaskes; dan Rizki Khoirul Yakin, M.Pd. sebagai Sekretaris Prodi Penjaskes.
Pada bidang Fakultas Teknik dan Pertanian, Rizki Triguna, S.P., M.P. dilantik sebagai Ketua Prodi Agribisnis; G. Awaludin Sobarsah, S.Si., M.T. sebagai Ketua Prodi Teknik Kimia; serta Alissya Rafiani, S.T., M.T. sebagai Kepala Lab Terpadu FTP.
Untuk bidang penjaminan mutu, Eman Sulaeman, M.Pd. dilantik sebagai Koordinator Penjaminan Mutu FKIP; Rahma Dwi Mutia, M.I.Kom. sebagai Koordinator Penjaminan Mutu FISIP; dan Lintang Rizkyta Ananda, M.Pd. sebagai Koordinator Penjaminan Mutu FTP.
Sementara itu, pada unit biro dan pendukung universitas, Paulina Rohana S., S.E. dilantik sebagai Sekretaris Rektor; Muhammad Faizal Ahsan, M.Pd. sebagai Staf Khusus; Mochammad Derry Prasaja, M.Pd. sebagai Protokoler Rektor; Yuyun Yuningsih, S.Hut., M.Pd. sebagai Kepala Biro Kepegawaian dan Umum; Yeti Nurdiati, S.E., M.M. sebagai Kepala Bagian Keuangan dan Sarpras; Dina Indah Yulia, S.S. sebagai Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan; Cindy Rachma Putri, S.Psi. sebagai Kepala Biro Bimbingan Konseling; serta Rian Juniar, S.Sos. sebagai Kepala UPT Humas Kerja Sama dan PMB.
Pejabat lainnya yang juga dilantik adalah Sri Purwantiningsih, M.Pd. sebagai Kepala Lab Microteaching; Yusdiana, M.Pd. sebagai Kepala Lab School; Mukhtarurijal, S.Pd. sebagai Kepala Lab Bahasa; Maulia Pratiwi, M.I.Kom. sebagai Kepala Perpustakaan; dan Sul Abidin, M.Pd. sebagai Subbag Kemahasiswaan.
Mendorong Kinerja Organisasi yang Lebih Profesional
Pelantikan pejabat baru ini diharapkan mampu memperkuat kinerja organisasi Universitas Setia Budhi. Setiap unit kerja memiliki peran strategis dalam mendukung proses pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, layanan mahasiswa, kerja sama, hingga pengembangan reputasi institusi.
Dengan pejabat yang memiliki tanggung jawab jelas, koordinasi antarunit diharapkan semakin baik. Hal ini penting agar setiap program universitas dapat berjalan lebih efektif dan tidak hanya berhenti pada rencana kerja.
Organisasi kampus yang profesional membutuhkan kepemimpinan yang kuat, komunikasi yang terbuka, serta komitmen terhadap mutu. Karena itu, para pejabat baru diharapkan mampu menjadi motor penggerak perubahan di unit masing-masing.
Pemimpin yang Melayani dan Berdampak
Rektor Universitas Setia Budhi juga menyampaikan pesan khusus kepada para pejabat yang dilantik agar dapat menjalankan tugas dengan integritas dan semangat pelayanan.
“Jadilah pemimpin yang melayani dan mampu memberikan dampak nyata bagi mahasiswa dan masyarakat,” tegasnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kepemimpinan di lingkungan pendidikan tinggi harus berorientasi pada pelayanan. Pejabat kampus bukan hanya pengambil keputusan, tetapi juga fasilitator, pembimbing, dan penggerak kemajuan.
Pemimpin yang melayani adalah pemimpin yang hadir untuk membantu sivitas akademika berkembang. Pemimpin seperti ini mampu mendengarkan, memahami kebutuhan, dan mengambil keputusan berdasarkan kepentingan institusi serta masyarakat luas.
Menjawab Tantangan Pendidikan Tinggi
Dunia pendidikan tinggi saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari transformasi digital, tuntutan akreditasi, persaingan antarperguruan tinggi, perubahan kebutuhan dunia kerja, hingga penguatan riset dan inovasi.
Untuk menjawab tantangan tersebut, perguruan tinggi membutuhkan tata kelola yang kuat dan adaptif. Pelantikan pejabat baru menjadi salah satu langkah penting dalam memastikan struktur organisasi mampu bergerak cepat, responsif, dan inovatif.
Universitas Setia Budhi menyadari bahwa perubahan tidak dapat dihindari. Karena itu, kampus terus mendorong pembaruan organisasi agar dapat menyesuaikan diri dengan kebutuhan zaman.
Komitmen Menjadi Kampus Unggul, Adaptif, dan Bereputasi
Melalui pelantikan pejabat baru ini, Universitas Setia Budhi optimistis dapat terus berkembang menjadi perguruan tinggi yang unggul, adaptif, bereputasi, serta menjunjung tinggi nilai-nilai budaya.
Komitmen tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab pimpinan universitas, tetapi juga seluruh sivitas akademika. Dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan seluruh unit kerja perlu bergerak bersama dalam mendukung kemajuan institusi.
Dengan tata kelola yang semakin baik, reputasi yang terus diperkuat, serta nilai budaya yang dijaga, Universitas Setia Budhi berharap dapat memberikan kontribusi lebih luas bagi dunia pendidikan dan masyarakat.

Penutup
Pelantikan pejabat baru Universitas Setia Budhi menjadi momentum penting dalam memperkuat Good University Governance yang adaptif, profesional, dan berkelanjutan. Kegiatan ini bukan hanya seremoni pergantian atau penguatan struktur, tetapi juga peneguhan komitmen untuk membawa universitas menuju arah yang lebih unggul dan berdaya saing.
Melalui tiga pilar utama, yaitu tata kelola yang adaptif, peningkatan reputasi institusi, dan penguatan nilai budaya, Universitas Setia Budhi terus berupaya membangun sistem pendidikan tinggi yang bermutu dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Para pejabat yang dilantik diharapkan mampu menjalankan amanah dengan integritas, semangat pelayanan, serta komitmen untuk memberikan dampak nyata bagi mahasiswa, institusi, dan masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan, Universitas Setia Budhi optimistis dapat terus tumbuh sebagai perguruan tinggi yang adaptif, bereputasi, berbudaya, dan berkontribusi bagi kemajuan pendidikan tinggi di Indonesia.
