Pengabdian kepada Masyarakat di Baduy Jadi Wujud Nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi
Pengabdian kepada masyarakat di Baduy menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat peran perguruan tinggi sebagai institusi yang tidak hanya berfokus pada pendidikan dan penelitian, tetapi juga hadir langsung memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, ilmu pengetahuan yang dikembangkan di lingkungan kampus dapat diterapkan secara langsung dengan tetap memperhatikan kebutuhan, karakteristik, serta nilai-nilai lokal masyarakat.
Program Studi Teknik Kimia Universitas Setia Budhi melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di kawasan Baduy, Kabupaten Lebak, Banten, melalui kolaborasi bersama Agus Firmansyah, S.Sos., M.I.Kom., dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Esa Unggul. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 2 Juli 2026 ini menjadi wujud nyata sinergi antarperguruan tinggi dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat.
Kolaborasi ini memiliki nilai strategis karena mempertemukan dua bidang keilmuan yang saling melengkapi, yaitu teknik kimia dan ilmu komunikasi. Teknik kimia memberikan pendekatan ilmiah dan aplikatif dalam memahami lingkungan, bahan, proses, serta solusi berbasis sains. Sementara ilmu komunikasi memperkuat cara penyampaian pesan, edukasi, dan pendekatan sosial agar kegiatan pengabdian dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.
Sebagai bagian dari penguatan pendidikan tinggi, pengabdian masyarakat, dan pengembangan sumber daya manusia, informasi mengenai kegiatan akademik serta kontribusi institusi pendidikan juga dapat diakses melalui Universitas Setia Budhi.
Kolaborasi Lintas Perguruan Tinggi untuk Pemberdayaan Masyarakat
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Baduy ini menjadi contoh penting bagaimana kolaborasi antarperguruan tinggi dapat memperluas dampak program akademik. Universitas Setia Budhi dan Universitas Esa Unggul menghadirkan kerja sama lintas disiplin yang tidak hanya memperkaya substansi kegiatan, tetapi juga memperkuat metode pendekatan kepada masyarakat.
Dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat, kolaborasi lintas bidang sangat dibutuhkan. Setiap masyarakat memiliki karakter sosial, budaya, dan lingkungan yang berbeda. Oleh karena itu, pendekatan yang digunakan tidak bisa hanya bersifat teknis, tetapi juga harus komunikatif, humanis, dan menghargai nilai lokal.
Melalui kerja sama ini, dosen dan mahasiswa dapat belajar bahwa kegiatan pengabdian bukan sekadar menyampaikan materi kepada masyarakat. Lebih dari itu, pengabdian adalah proses membangun hubungan, memahami kebutuhan, mendengarkan pengalaman warga, serta menyusun pendekatan yang sesuai dengan kondisi sosial budaya setempat.
Dosen dan Mahasiswa Teknik Kimia Terlibat Aktif
Kegiatan ini diikuti oleh dosen dan mahasiswa Program Studi Teknik Kimia Universitas Setia Budhi. Para peserta bersama-sama melaksanakan berbagai aktivitas edukasi dan pemberdayaan masyarakat dengan tetap menghormati nilai-nilai budaya serta kearifan lokal masyarakat Baduy.
Dosen Teknik Kimia Universitas Setia Budhi yang berpartisipasi dalam kegiatan ini yaitu Alissya Rafiani, S.Si., M.T., Lintang Rizkyta Ananda, M.T., dan G. Awaludin Sobarsah, S.Si., M.T. Sementara itu, mahasiswa yang turut terlibat adalah Elinda Sulisna dan Sopiatussadiah.
Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang sangat penting. Mereka tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis di ruang kelas, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk melihat langsung bagaimana ilmu yang dipelajari dapat diterapkan di tengah masyarakat.
Bagi mahasiswa, pengalaman seperti ini dapat membentuk kepekaan sosial, kemampuan komunikasi, kerja sama tim, dan pemahaman terhadap kehidupan masyarakat adat. Hal tersebut menjadi bekal penting dalam membentuk lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan yang beragam.
Peran Ilmu Komunikasi dalam Pengabdian Masyarakat
Kolaborasi bersama Agus Firmansyah, S.Sos., M.I.Kom., dari Universitas Esa Unggul menjadi nilai tambah dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Baduy. Kehadiran dosen Ilmu Komunikasi memperkuat aspek penyampaian pesan, strategi komunikasi sosial, dan pendekatan edukatif kepada masyarakat.
Dalam kegiatan pengabdian, komunikasi menjadi faktor yang sangat penting. Materi yang baik tidak akan memberikan dampak maksimal apabila tidak disampaikan dengan cara yang tepat. Terlebih lagi, masyarakat Baduy memiliki nilai budaya, adat, dan pola kehidupan yang khas, sehingga pendekatan komunikasi harus dilakukan dengan penuh penghormatan.
Ilmu komunikasi membantu kegiatan pengabdian menjadi lebih efektif melalui cara penyampaian yang sederhana, jelas, dan sesuai dengan konteks masyarakat. Pendekatan ini juga membantu peserta memahami pentingnya mendengarkan masyarakat, bukan hanya berbicara kepada masyarakat.
Dengan menggabungkan perspektif teknik dan komunikasi, kegiatan pengabdian ini diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas, baik bagi masyarakat maupun bagi dosen dan mahasiswa yang terlibat.
Menghormati Kearifan Lokal Masyarakat Baduy
Masyarakat Baduy dikenal sebagai komunitas adat yang tetap menjaga nilai-nilai leluhur, adat istiadat, kesederhanaan hidup, serta keharmonisan dengan alam. Mereka mendiami wilayah Kanekes, Kabupaten Lebak, Banten, dan dikenal luas sebagai masyarakat yang konsisten mempertahankan identitas budaya di tengah arus modernisasi.
Dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Baduy, penghormatan terhadap kearifan lokal menjadi prinsip utama. Setiap aktivitas harus dilakukan dengan memperhatikan aturan adat, nilai budaya, serta tata kehidupan masyarakat setempat.
Pendekatan seperti ini penting agar kegiatan pengabdian tidak bersifat memaksakan, tetapi benar-benar menjadi proses belajar bersama. Perguruan tinggi hadir bukan untuk mengubah identitas masyarakat, melainkan untuk membangun dialog, berbagi pengetahuan, dan memperkuat kapasitas masyarakat sesuai kebutuhan yang relevan.
Melalui pengalaman ini, mahasiswa juga dapat memahami bahwa ilmu pengetahuan harus diterapkan secara bijak. Setiap penerapan ilmu perlu mempertimbangkan aspek sosial, budaya, lingkungan, dan kemanusiaan.
Teknik Kimia dan Kontribusi dalam Edukasi Masyarakat
Program Studi Teknik Kimia memiliki peran penting dalam memberikan edukasi berbasis sains yang dapat mendukung kehidupan masyarakat. Dalam konteks pengabdian kepada masyarakat, bidang teknik kimia dapat berkontribusi melalui berbagai pendekatan sederhana dan aplikatif.
Beberapa aspek yang relevan dengan kehidupan masyarakat antara lain pemahaman tentang lingkungan, pengelolaan bahan, proses alami, kebersihan, pemanfaatan sumber daya lokal, serta edukasi mengenai praktik yang mendukung kelestarian alam.
Di kawasan seperti Baduy, pendekatan teknik kimia perlu disesuaikan dengan nilai lokal yang sangat menjaga keseimbangan alam. Karena itu, materi dan aktivitas pengabdian harus disampaikan secara hati-hati, kontekstual, dan tetap menghormati pola hidup masyarakat setempat.
Hal ini menunjukkan bahwa ilmu teknik tidak hanya diterapkan dalam industri besar, tetapi juga dapat hadir dalam ruang sosial yang lebih luas, termasuk dalam mendukung pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan dan kearifan lokal.
Pengalaman Akademik dan Sosial bagi Mahasiswa
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Baduy memberikan pengalaman akademik dan sosial yang sangat berharga bagi mahasiswa. Mereka dapat melihat langsung kehidupan masyarakat adat, memahami pola interaksi sosial, serta belajar mengenai pentingnya menghormati keberagaman budaya.
Pengalaman lapangan seperti ini tidak bisa sepenuhnya diperoleh melalui pembelajaran di kelas. Mahasiswa perlu hadir langsung di masyarakat agar mampu memahami realitas sosial dengan lebih utuh.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar tentang:
- Kepedulian sosial
- Komunikasi lintas budaya
- Kerja sama tim
- Penghormatan terhadap adat
- Penerapan ilmu secara bijak
- Tanggung jawab akademik terhadap masyarakat
Nilai-nilai tersebut sangat penting dalam membentuk karakter mahasiswa sebagai calon lulusan yang berwawasan luas dan memiliki empati terhadap lingkungan sosial.
Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Tri Dharma tidak hanya menjadi kewajiban formal perguruan tinggi, tetapi juga menjadi arah gerak institusi dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui pendidikan, perguruan tinggi menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas. Melalui penelitian, kampus menghasilkan ilmu pengetahuan dan inovasi. Melalui pengabdian kepada masyarakat, ilmu tersebut diterapkan untuk menjawab kebutuhan sosial dan pembangunan.
Universitas Setia Budhi terus berupaya memperkuat pelaksanaan Tri Dharma melalui berbagai kegiatan yang melibatkan dosen, mahasiswa, dan mitra strategis. Kolaborasi dengan Universitas Esa Unggul dalam kegiatan PkM di Baduy menjadi salah satu bukti bahwa kerja sama akademik dapat memberikan ruang pembelajaran yang lebih luas.
Sinergi Pendidikan Tinggi dan Masyarakat
Pengabdian kepada masyarakat yang baik harus mampu membangun hubungan saling menghargai antara perguruan tinggi dan masyarakat. Kampus tidak hanya datang membawa program, tetapi juga harus memahami kebutuhan, potensi, dan nilai yang hidup di masyarakat.
Dalam konteks masyarakat Baduy, sinergi ini menjadi sangat penting. Masyarakat Baduy memiliki cara hidup yang kuat dengan adat dan menjaga kelestarian lingkungan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian harus menempatkan masyarakat sebagai mitra, bukan objek.
Sinergi seperti ini dapat menghasilkan program yang lebih bermakna dan berkelanjutan. Dosen dan mahasiswa dapat belajar dari masyarakat, sementara masyarakat dapat memperoleh manfaat dari pengetahuan dan pendampingan yang diberikan oleh perguruan tinggi.
Komitmen Universitas Setia Budhi Membangun Kolaborasi
Universitas Setia Budhi terus berkomitmen membangun kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi dan mitra strategis. Kolaborasi menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, baik dalam bidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat.
Kerja sama seperti ini diharapkan dapat terus berkembang melalui berbagai program yang lebih luas. Tidak hanya kegiatan pengabdian, kolaborasi antarperguruan tinggi juga dapat diperluas melalui penelitian bersama, seminar akademik, publikasi ilmiah, kuliah tamu, hingga pengembangan program pemberdayaan masyarakat.
Dengan membangun jaringan kerja sama yang kuat, Universitas Setia Budhi dapat memperluas dampak positifnya bagi masyarakat dan memperkuat kualitas akademik mahasiswa maupun dosen.
Harapan terhadap Program Pengabdian Berkelanjutan
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Baduy ini diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan saja. Program seperti ini dapat dikembangkan menjadi kegiatan berkelanjutan yang melibatkan lebih banyak pihak dan memberikan manfaat lebih luas.
Ke depan, pengabdian masyarakat dapat diarahkan pada program yang lebih terstruktur, seperti edukasi lingkungan, penguatan literasi masyarakat, dokumentasi kearifan lokal, pengembangan komunikasi budaya, serta kajian akademik mengenai masyarakat adat dan kelestarian alam.
Dengan pendekatan yang berkelanjutan, kegiatan pengabdian tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi benar-benar menjadi ruang kontribusi kampus dalam mendukung masyarakat.

Penutup
Pengabdian kepada masyarakat di Baduy yang dilaksanakan Program Studi Teknik Kimia Universitas Setia Budhi bersama dosen Ilmu Komunikasi Universitas Esa Unggul menjadi wujud nyata sinergi antarperguruan tinggi dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Kegiatan ini mempertemukan perspektif teknik dan komunikasi dalam satu ruang pengabdian yang menghormati kearifan lokal masyarakat Baduy. Melalui kegiatan ini, dosen dan mahasiswa tidak hanya menerapkan ilmu pengetahuan, tetapi juga memperoleh pengalaman sosial yang memperkaya wawasan akademik dan kemanusiaan.
Universitas Setia Budhi terus berkomitmen membangun kolaborasi dengan berbagai mitra strategis untuk menghadirkan program pendidikan, penelitian, dan pengabdian yang berdampak positif bagi masyarakat luas.
Dengan semangat kolaborasi, penghormatan terhadap budaya lokal, dan kepedulian sosial, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi lahirnya program pengabdian yang lebih berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat Baduy serta masyarakat luas
