Kunjungan Akademik Agribisnis Jadi Penguatan Pembelajaran Praktis Mahasiswa
Kunjungan akademik agribisnis menjadi salah satu bentuk pembelajaran penting dalam menghubungkan teori di ruang kelas dengan praktik nyata di dunia kerja. Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa tidak hanya memahami materi perkuliahan secara konseptual, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung mengenai bagaimana ilmu yang dipelajari diterapkan dalam kehidupan profesional.
Program kunjungan Studi Agribisnis Fakultas Teknik dan Pertanian Universitas Setia Budhi melaksanakan kegiatan kunjungan akademik ke Bank Syariah Nasional (BSN) Cabang Serang pada Rabu, 24 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 13 mahasiswa semester VI bersama dosen pendamping sebagai bagian dari implementasi mata kuliah Manajemen Perbankan dan Pembiayaan Agribisnis.
Kegiatan kunjungan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat kompetensi mahasiswa, khususnya dalam memahami peran lembaga keuangan syariah terhadap pengembangan sektor agribisnis. Mahasiswa diajak untuk melihat secara langsung bagaimana sistem perbankan syariah bekerja, bagaimana mekanisme pembiayaan diterapkan, serta bagaimana lembaga keuangan dapat mendukung pertumbuhan sektor pertanian dan agribisnis.
Sebagai bagian dari pengembangan kualitas pendidikan tinggi dan penguatan pengalaman belajar mahasiswa, informasi lain mengenai kegiatan akademik dan pengembangan institusi pendidikan juga dapat diakses melalui Univeritas Setia Budhi.
Program Studi Agribisnis Dorong Pembelajaran Berbasis Pengalaman
Program Studi Agribisnis Fakultas Teknik dan Pertanian Universitas Setia Budhi terus berupaya menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Salah satunya melalui kegiatan kunjungan akademik yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar langsung dari praktisi dan lembaga profesional.
Dalam dunia agribisnis modern, mahasiswa tidak cukup hanya memahami aspek produksi pertanian. Mereka juga perlu memahami rantai nilai agribisnis secara menyeluruh, mulai dari perencanaan usaha, pengelolaan modal, distribusi produk, pemasaran, hingga pembiayaan.
Perbankan dan lembaga keuangan memiliki peran penting dalam mendukung keberlanjutan sektor agribisnis. Banyak pelaku usaha pertanian dan agribisnis membutuhkan akses pembiayaan yang tepat agar dapat mengembangkan usaha, meningkatkan produktivitas, serta memperluas pasar.
Melalui kunjungan akademik ini, mahasiswa memperoleh gambaran nyata mengenai bagaimana pembiayaan syariah dapat menjadi salah satu instrumen pendukung bagi pengembangan agribisnis yang lebih berkelanjutan.
Diikuti Mahasiswa Semester VI Bersama Dosen Pendamping
Kegiatan kunjungan akademik ini diikuti oleh 13 mahasiswa semester VI Program Studi Agribisnis. Para mahasiswa didampingi oleh dosen pendamping dan jajaran Fakultas Teknik dan Pertanian.
Rombongan Universitas Setia Budhi dipimpin oleh Wakil Dekan Fakultas Teknik dan Pertanian, Widya A. Rusadi, M.P., serta didampingi oleh dosen pengampu mata kuliah, Sigit Indrayana, S.I.Kom., M.M.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk melakukan observasi terhadap aktivitas operasional perbankan. Mereka juga berdiskusi langsung dengan jajaran Bank Syariah Nasional Cabang Serang mengenai sistem kerja lembaga keuangan syariah dan keterkaitannya dengan sektor agribisnis.
Kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang lebih konkret karena mahasiswa dapat melihat langsung bagaimana teori mengenai manajemen perbankan, pembiayaan, risiko, dan layanan keuangan diterapkan dalam institusi perbankan.
Memahami Praktik Operasional Perbankan Syariah
Salah satu tujuan utama kunjungan akademik agribisnis ini adalah memberikan pemahaman langsung kepada mahasiswa mengenai praktik operasional perbankan syariah.
Mahasiswa diperkenalkan pada berbagai aspek penting dalam layanan perbankan, seperti sistem penghimpunan dana, penyaluran pembiayaan, layanan nasabah, manajemen risiko, serta prinsip-prinsip syariah yang menjadi dasar operasional bank.
Dalam sistem perbankan syariah, pembiayaan tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga harus memperhatikan prinsip keadilan, transparansi, dan kemaslahatan. Hal ini menjadi wawasan penting bagi mahasiswa agribisnis karena sektor pertanian dan usaha berbasis masyarakat membutuhkan skema pembiayaan yang tidak memberatkan dan mampu mendukung pertumbuhan usaha secara sehat.
Melalui diskusi bersama pihak Bank Syariah Nasional Cabang Serang, mahasiswa dapat memahami bahwa lembaga keuangan syariah memiliki peran strategis dalam menciptakan sistem ekonomi yang lebih inklusif dan berkeadilan.
Perbankan Syariah dan Pembiayaan Agribisnis
Sektor agribisnis memiliki kebutuhan pembiayaan yang berbeda dengan sektor usaha lainnya. Usaha pertanian, peternakan, perkebunan, hingga pengolahan hasil pertanian sering kali dipengaruhi oleh musim, harga pasar, risiko produksi, dan rantai distribusi.
Karena itu, pembiayaan agribisnis membutuhkan pemahaman yang lebih spesifik agar dapat berjalan secara efektif. Lembaga keuangan perlu memahami karakteristik usaha agribisnis agar pembiayaan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha.
Dalam konteks ini, mahasiswa agribisnis perlu memahami bagaimana perbankan syariah dapat berperan dalam mendukung sektor pertanian dan agribisnis. Mereka perlu mengetahui jenis-jenis akad, prinsip pembiayaan, mekanisme penilaian kelayakan usaha, hingga strategi mitigasi risiko.
Pemahaman tersebut akan menjadi bekal penting bagi mahasiswa ketika nantinya terjun ke dunia kerja, menjadi wirausahawan, konsultan agribisnis, pengelola usaha pertanian, maupun praktisi di sektor keuangan dan pembangunan ekonomi.
Dekan Fakultas Teknik dan Pertanian Tekankan Pentingnya Pengalaman Lapangan
Dekan Fakultas Teknik dan Pertanian Universitas Setia Budhi, Dr. Eneng Sri Susilawati, M.Pd., menyampaikan bahwa kunjungan akademik merupakan salah satu upaya fakultas dalam menghubungkan proses pembelajaran dengan kebutuhan dunia kerja dan industri.
Menurutnya, mahasiswa perlu mendapatkan pengalaman belajar yang tidak hanya bersumber dari ruang kelas, tetapi juga dari lingkungan profesional yang relevan dengan bidang keilmuan mereka.
“Mahasiswa perlu mendapatkan pengalaman belajar yang tidak hanya bersumber dari ruang kelas. Melalui kunjungan akademik ini, mereka dapat melihat secara langsung bagaimana ekosistem keuangan dan perbankan berperan dalam mendukung perkembangan sektor agribisnis. Hal ini penting untuk membentuk lulusan yang memiliki wawasan praktis dan siap bersaing di dunia kerja,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pendidikan tinggi harus mampu memberikan pengalaman belajar yang aplikatif. Mahasiswa perlu memahami realitas lapangan agar mampu mengembangkan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Bank Syariah Nasional Sambut Baik Kunjungan Akademik
Pihak Bank Syariah Nasional Cabang Serang menyambut baik kunjungan akademik yang dilakukan oleh mahasiswa Agribisnis Universitas Setia Budhi. Kegiatan ini dinilai sebagai bentuk sinergi positif antara perguruan tinggi dan dunia industri, khususnya dalam meningkatkan literasi keuangan syariah di kalangan generasi muda.
Perwakilan BSN Cabang Serang, Tubagus Moh. Yusup R, menjelaskan bahwa sektor agribisnis memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Namun, potensi tersebut perlu didukung oleh pembiayaan yang tepat, terarah, dan berkelanjutan.
Menurutnya, lembaga keuangan syariah dapat menjadi salah satu mitra penting dalam mendukung pengembangan usaha agribisnis, terutama bagi pelaku usaha yang membutuhkan akses modal dengan prinsip transparan dan berkeadilan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya literasi keuangan dalam mengembangkan usaha. Literasi keuangan yang baik akan membantu pelaku agribisnis dalam mengelola modal, menghitung risiko, menyusun perencanaan usaha, dan mengambil keputusan bisnis secara lebih bijak.
Meningkatkan Literasi Keuangan Syariah Mahasiswa
Literasi keuangan syariah menjadi salah satu aspek penting yang perlu dikuasai mahasiswa, khususnya mahasiswa Agribisnis. Dalam praktiknya, sektor agribisnis sangat berkaitan dengan pengelolaan modal, investasi, pembiayaan, dan risiko usaha.
Mahasiswa yang memahami literasi keuangan akan lebih siap dalam merancang usaha, mengelola keuangan, serta mengembangkan strategi bisnis yang sehat.
Melalui kunjungan akademik ke Bank Syariah Nasional Cabang Serang, mahasiswa memperoleh wawasan tentang:
- Prinsip dasar perbankan syariah
- Mekanisme pembiayaan syariah
- Manajemen risiko pembiayaan
- Peran bank dalam mendukung sektor produktif
- Pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pembiayaan
- Peluang pengembangan sektor agribisnis melalui lembaga keuangan
Pengetahuan ini sangat relevan bagi mahasiswa semester VI yang sedang mempersiapkan diri untuk memasuki dunia kerja maupun merancang karier di bidang agribisnis.
Experiential Learning sebagai Strategi Pendidikan Modern
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi pembelajaran berbasis pengalaman atau experiential learning. Pendekatan ini menempatkan mahasiswa sebagai peserta aktif dalam proses pembelajaran, bukan hanya penerima materi secara pasif.
Melalui experiential learning, mahasiswa belajar dari pengalaman nyata, observasi langsung, diskusi dengan praktisi, dan refleksi terhadap situasi yang mereka temui di lapangan.
Pendekatan ini sangat penting dalam pendidikan tinggi karena mampu membantu mahasiswa mengembangkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, analisis, dan pemecahan masalah.
Bagi mahasiswa agribisnis, pengalaman berkunjung ke lembaga keuangan syariah memberikan gambaran yang lebih lengkap mengenai hubungan antara sektor pertanian, bisnis, keuangan, dan kebijakan ekonomi.
Membuka Peluang Kerja Sama Berkelanjutan
Universitas Setia Budhi berharap kerja sama dengan Bank Syariah Nasional dapat terus dikembangkan melalui berbagai program lanjutan. Kunjungan akademik ini dapat menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas antara dunia pendidikan dan dunia industri.
Beberapa program yang berpotensi dikembangkan antara lain:
- Magang mahasiswa
- Kuliah tamu praktisi
- Penelitian bersama
- Pelatihan literasi keuangan syariah
- Program pemberdayaan masyarakat
- Pendampingan pelaku usaha agribisnis
- Pengembangan kewirausahaan mahasiswa
Kolaborasi semacam ini akan memberikan manfaat besar bagi mahasiswa, dosen, institusi, dan masyarakat. Mahasiswa dapat memperoleh pengalaman langsung, dosen dapat mengembangkan kajian terapan, sementara institusi mitra dapat berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia.
Peran Strategis Agribisnis dalam Pembangunan Ekonomi
Agribisnis merupakan salah satu sektor penting dalam pembangunan ekonomi daerah maupun nasional. Sektor ini tidak hanya mencakup kegiatan produksi pertanian, tetapi juga meliputi pengolahan, distribusi, pemasaran, pembiayaan, hingga pengembangan nilai tambah produk.
Dengan dukungan pembiayaan yang tepat, sektor agribisnis dapat berkembang lebih optimal dan memberikan dampak luas bagi masyarakat, seperti peningkatan pendapatan petani, penguatan UMKM, penciptaan lapangan kerja, serta pertumbuhan ekonomi lokal.
Karena itu, mahasiswa Agribisnis perlu memahami keterkaitan antara sektor pertanian dan lembaga keuangan. Pemahaman ini akan membantu mereka menjadi lulusan yang mampu membaca peluang, merancang solusi, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi.

Penutup
Kunjungan akademik Agribisnis Universitas Setia Budhi ke Bank Syariah Nasional Cabang Serang menjadi langkah penting dalam memperkuat kompetensi mahasiswa melalui pembelajaran langsung di dunia industri.
Kegiatan ini memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa semester VI dalam memahami praktik operasional perbankan syariah, sistem pembiayaan, manajemen risiko, serta peran lembaga keuangan dalam mendukung pengembangan sektor agribisnis.
Melalui kegiatan ini, Universitas Setia Budhi menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran berbasis pengalaman yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
Ke depan, kolaborasi antara Universitas Setia Budhi dan Bank Syariah Nasional diharapkan dapat terus dikembangkan melalui program magang, penelitian bersama, kuliah tamu praktisi, serta pemberdayaan masyarakat.
Dengan pemahaman yang lebih kuat mengenai perbankan syariah dan pembiayaan agribisnis, mahasiswa diharapkan semakin siap menjadi lulusan yang kompeten, adaptif, dan mampu berkontribusi dalam pembangunan sektor pertanian, agribisnis, serta ekonomi masyarakat
