Posted in

Pelantikan Ketua STISIP Setia Budhi: Harits Hijrah Wicaksana Kembali Pimpin Periode 2021–2025

Pelantikan Ketua STISIP Setia Budhi: Harits Hijrah Wicaksana Kembali Pimpin Periode 2021–2025
Pelantikan Ketua

Universitas Setia Budhi Rangkasbitung kembali memasuki babak penting dalam perjalanan akademiknya. Pada 25 Mei 2021, Harits Hijrah Wicaksana resmi dilantik sebagai Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Setia Budhi untuk periode 2021–2025. Prosesi pelantikan digelar di Aula STISIP Setia Budhi dan menjadi momentum strategis bagi upaya transformasi sumber daya manusia dan tata kelola pendidikan tinggi di Kabupaten Lebak.

Acara ini turut dihadiri berbagai unsur strategis: Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lebak Junaedi Ibnu Jarta, jajaran Yayasan Setia Budhi, sivitas akademika STKIP Setia Budhi Rangkasbitung, Ketua SMK Setia Budhi, BEM STISIP, hingga perwakilan mahasiswa. Kehadiran mereka menegaskan bahwa pelantikan ini bukan hanya pergantian jabatan, melainkan arah baru bagi institusi.

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumi, meski tidak hadir secara langsung, menyampaikan ucapan selamat melalui video. Ia menekankan pentingnya peran STISIP Setia Budhi sebagai kampus yang memiliki tanggung jawab besar dalam pembangunan generasi muda Banten.

“Harapan kami sangat besar kepada lembaga pendidikan tinggi, termasuk STISIP Setia Budhi, untuk terus melakukan transformasi demi pembangunan sumber daya manusia yang unggul,” ujar Andika dalam pesannya.


Harits Hijrah Wicaksana: Kepemimpinan yang Kembali Dipercaya

Terpilihnya kembali Harits Hijrah Wicaksana bukan terjadi begitu saja. Selama memimpin periode sebelumnya, ia dikenal sebagai sosok yang tekun membangun karakter organisasi, memperluas jejaring akademik, serta meningkatkan atmosfer akademik berbasis riset sosial.

Dalam sambutannya, Harits menuturkan bahwa perjalanan menuju posisi sekarang bukanlah hal yang mudah.

“Banyak tantangan yang saya hadapi selama memimpin, tapi itu justru membentuk karakter, mental, dan cara saya melihat organisasi secara lebih matang,” ungkapnya.

Harits menyampaikan bahwa periode kedua ini akan menjadi fase yang lebih progresif, dengan fokus pada tiga pilar utama:

1. Penguatan Identitas Akademik di Aras Lokal dan Nasional

Harits ingin STISIP semakin dikenal sebagai kampus yang aktif dalam riset sosial, kebijakan publik, dan pembangunan daerah. Ia menargetkan peningkatan publikasi ilmiah, penelitian kolaboratif, dan kegiatan akademik yang berdampak langsung pada masyarakat.

2. Transformasi Digital dan Sistem Pembelajaran Modern

STISIP disebut harus menjadi kampus yang “adaptif secara digital”, mulai dari sistem informasi akademik, metode pembelajaran hybrid, hingga peningkatan literasi digital dosen dan mahasiswa.

3. Memperluas Kerja Sama Kelembagaan

Kerja sama dengan DPRD Lebak, Pemkab Lebak, LSM, dan lembaga riset nasional akan diperkuat. Junaedi Ibnu Jarta bahkan menegaskan harapan untuk kolaborasi yang lebih intensif.

“STISIP Setia Budhi harus menjadi mitra strategis dalam pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Lebak,” tegas Junaedi.


Makna Pelantikan: Momentum Transformasi Kampus

Pelantikan Ketua STISIP Setia Budhi tidak hanya simbolik. Ada beberapa pesan penting yang dibawa dalam agenda ini:

1. Konsolidasi Kepemimpinan di Kalangan Civitas Akademika

Seluruh sivitas akademika hadir dalam pelantikan menunjukkan bahwa STISIP ingin bergerak sebagai satu kesatuan, bukan sekadar organisasi struktural.

2. Penguatan Tata Kelola dan Birokrasi Akademik

Di era akreditasi dan transparansi publik, perguruan tinggi dituntut untuk memiliki tata kelola yang akuntabel. Harits menegaskan bahwa transparansi dan akuntabilitas akan menjadi pondasi masa kepemimpinannya.

3. Komitmen pada Pendidikan Terapan Ilmu Sosial

Sebagai kampus ilmu sosial politik, STISIP Setia Budhi memegang peran strategis dalam pembentukan SDM yang kritis, peka sosial, dan mampu memahami dinamika masyarakat.


Peran Strategis STISIP Setia Budhi dalam Pembangunan Daerah

STISIP Setia Budhi bukan hanya kampus lokal — ia memiliki posisi strategis dalam mendorong kemajuan Kabupaten Lebak. Beberapa kontribusi yang sudah terlihat antara lain:

• Riset sosial yang digunakan pemerintah daerah

Beberapa hasil penelitian mahasiswa dan dosen telah dimanfaatkan untuk evaluasi kebijakan publik daerah.

• Penguatan literasi politik dan kebijakan publik

Melalui seminar, FGD, dan pelatihan mahasiswa, STISIP menjadi ruang diskusi penting bagi generasi muda.

• Pemberdayaan masyarakat melalui KKN tematik

Program pengabdian masyarakat semakin diarahkan ke isu-isu pembangunan desa, ekonomi kreatif, gender, dan inklusi sosial.

Dengan pelantikan Harits, arah tersebut akan dilanjutkan dan diperluas.


Visi dan Program Prioritas 2021–2025

Dalam visi jangka menengah, Harits menetapkan empat prioritas transformasi:

1. Modernisasi Kurikulum Berbasis Analisis Sosial Kontemporer

Kurikulum akan diperbarui agar lebih responsif terhadap isu-isu seperti digital public service, media sosial politik, kebijakan krisis, dan governance modern.

2. Penguatan Kapasitas Dosen dan SDM Akademik

STISIP akan mendorong dosen memperbanyak publikasi ilmiah, hibah penelitian, dan sertifikasi kompetensi.

3. Revitalisasi Fasilitas Akademik

Rencana pengembangan perpustakaan digital, laboratorium kebijakan publik, serta pusat studi daerah menjadi prioritas.

4. Meningkatkan Kiprah Mahasiswa

Mahasiswa akan didorong mengikuti kompetisi nasional, debat politik, karya tulis ilmiah, serta jejaring kepemudaan tingkat nasional

Dalam konteks peningkatan kualitas akademik dan pemahaman mahasiswa terhadap dunia hukum, pembaca juga dapat melihat artikel sebelumnya mengenai:

➡️ Kelebihan Jurusan Hukum
https://stisipsetiabudhi.ac.id/kelebihan-jurusan-hukum-dan-prospek-kerja/


Harapan Besar untuk Periode Baru

Dalam penutup pidatonya, Harits menyampaikan bahwa keberhasilan STISIP tidak mungkin tercapai tanpa dukungan seluruh pihak:

“STISIP adalah rumah besar. Tidak ada pencapaian tanpa kolaborasi. Saya optimis, dengan kekuatan kebersamaan, kita bisa membawa STISIP masuk ke level yang lebih tinggi — lokal, nasional, hingga global.”

Pelantikan ini menjadi sinyal bahwa STISIP Setia Budhi serius meningkatkan kualitas akademik dan peran sosialnya dalam pembangunan daerah. Bagi mahasiswa, dosen, dan masyarakat Lebak, periode 2021–2025 diharapkan menjadi fase akselerasi dan kebangkitan baru bagi kampus ini.