STISIP Setia Budhi-Bawaslu Kabupaten Lebak Tekan MoU tentang Kepemiluan, Demokrasi dan Tri Dharma PT

Dok. Odong Hudori (sebelah kiri), Dr Harits Hijrah Wicaksana, S.Sos., M.Si (Ketua STISIP Setia Budhi)

Rangkasbitung – Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Setia Budhi dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lebak telah usai menyelenggarakan kegiatan yang bertajuk Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding). Sebagai informasi, kegiatan nota kesepahaman ini juga dihadiri para komisioner Bawaslu Lebak dan sivitas akademika STISIP Setia Budhi pada Rabu (27/7/2022) di Rahaya Resto dan Resort.

Di samping itu, kegiatan yang telah melibatkan dua lembaga ini tentu menekan nota kesepahaman yang bergerak pada sektor Demokrasi dalam Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024 serta Pengamalan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dalam kerja sama yang telah ditekan oleh dua institusi ini yang telah dicap basah oleh masing-masing pimpinan dari kedua lembaga ini, seperti Odong Hudori yang berasal dari Ketua Bawaslu Kabupaten Lebak dan Dr Harits Hijrah Wicaksana, S.Sos., M.Si dari STISIP Setia Budhi.

Dok. Humas STISIP Setia Budhi

Hal ini dilakukan tentunya untuk meningkatkan partisipasi di sektor pengawasan, agar nilai-nilai demokrasi di Indonesia semakin maju, termasuk dapat melibatkan partisipasi masyarakat.

“Nilai-nilai demokrasi tentunya perlu lebih ditingkatkan agar semakin maju. Selain itu, agar meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan,” kata Odong Hudori dalam sambutannya pada Rabu (27/7/2022) di Rahaya Resto dan Resort, Kabupaten Lebak.

Selain itu, ia juga memiliki prospek akan terlaksananya kerja sama ini, yaitu agar STISIP Setia Budhi juga dapat berperan secara proaktif dalam proses pemilu, terutama dalam pengawasan. Kemudian, hal ini juga mendapatkan respons yang baik dari STISIP Setia Budhi. Sebagaimana yang sudah disampaikan oleh Dr. Harits Hijrah Wicaksana bahwa kolaborasi ini tentu menjadi sesuatu yang sangatlah penting, terlebih episentrum kami juga bergerak di bidang sosial dan politik.

“Kolaborasi ini menjadi sangatlah penting. Karena, dapat meningkatkan konsolidasi demokrasi. Sebab, melibatkan masyarakat dan mahasiswa,” ujar Harits Hijrah Wicaksana.

Nota kesepahaman ini dapat dilihat pada nomor: 017/HM.02.04/K.BT.01/7/2022 dan Nomor: 271/A/STISIP-SB/VII/2022.

Facebook Comments
Previous Article
Next Article

Leave a Reply

Your email address will not be published.