BEM STISIP Setia Budhi Sukses Gelar Diskusi Santai mengenai Wacana Penundaan Pemilu dan Perpanjangan Masa Jabatan Presiden

Dok. Humas STISIP Setia Budhi

Lebak – Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Setia Budhi Rangkasbitung dan BEM STISIP Setia Budhi telah usai menggelar diskursus mengenai isu yang sedang menyeruak dalam ruang publik ini. Semula, wacana penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden memenuhi percakapan politik di berbagai media massa. Akibatnya, percakapan politik ini sampai ke berbagai daerah. Diskusi yang telah digelar pada Sabtu (9/4/2022) ini dihadiri oleh sejumlah mahasiswa dan dosen di lingkungan sivitas akademika STISIP Setia Budhi.

Sebagaimana yang dapat diketahui, selama diskusi tersebut berjalan secara lancar, bahkan sangat interaktif. Percakapan politik ini semula diprakarsai oleh sejumlah menteri dalam kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin, termasuk oleh ketua umum partai politik yang saat ini juga mendukung pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin. Sehingga, resonansi ini sangat mengemuka dalam ekosistem demokrasi di Indonesia.

“Wacana ini sudah mulai bergeser dari wacana awal terkait penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden. Bahkan, dapat dilihat bahwa tampaknya para menteri juga sedang melakukan show up politik,” ujar Harits Hijrah Wicaksana saat diskusi yang sudah berlangsung pada Sabtu (9/4/2022).

Lebih lanjut, ia juga menyebutkan bahwa hal ini juga ditengarai oleh sejumlah faktor, seperti para menteri yang mulai show up dan menampilkan dirinya di ruang publik. Pada saat yang bersamaan, tentunya ada safari politik yang dilakukan.

“Safari politik mulai dilakukan oleh para menteri. Akibatnya, secara kinerja mereka mengalami hambatan, seperti, penangangan terhadap permasalahan sosial.” tambah Harits selaku Ketua STISIP Setia Budhi dalam keterangan diskusinya.

Ia juga menambahkan bahwa sikap politik Indonesia dalam forum presidensi G20 baik, karena tetap mengundang Putin atau Rusia agar dapat hadir dalam acara tersebut.

Sementara itu, Dede Rokhmatullah, mengemukakan bahwa sebagai mahasiswa tentunya khawatir akan adanya wacana ini. Menurutnya, hal ini secara penggiringan opini dan tampaknya dilakukan secara struktur.

Dok. Humas STISIP Setia Budhi

Di samping itu, ia juga menyoroti acara pertemuan silatnas Apdesi yang sudah dilaksanakan beberapa hari yang lalu. Karena, menurut Presiden Mahasiswa ini ada dualisme dalam kepengurusan Apdesi.

“Kami tentu sangat was-was atau khawatir terkait wacana ini. Karena, di satu pihak koalisi juga lebih dominan. Hal ini dapat terkonfirmasi dari kenaikan BBM yang secara diam-diam naik,” kata Dede Rokhmatullah, Presiden Mahasiswa STISIP Setia Budhi

Dok. Humas STISIP Setia Budhi

Ia juga menambahkan bahwa mendukung agar presiden melakukan reshuffle kabinet, untuk merotasi atau mengganti para menteri yang secara kinerja dianggap tidak maksimal.

Facebook Comments
Previous Article
Next Article

Leave a Reply

Your email address will not be published.