STISIP Setia Budhi Gelar Focus Group Discussion mengenai Wacana Penundaan Pemilu dan Perpanjangan Masa Jabatan Presiden

Dok. Humas STISIP Setia Budhi Rangkasbitung

Lebak – Wacana penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden beberapa pekan terakhir semakin mengemuka dalam ruang publik. Semula, ide wacana ini muncul pertama kali dan disampaikan oleh Menteri Investasi atau Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia pada Januari yang lalu. Kemudian, hal ini juga dilegitimasi oleh beberapa elite politik lainnya, seperti Muhaimin Iskandar, Airlangga Hartarto, dan Zulkifli Hasan.

Pada saat yang bersamaan, para elite politik tersebut juga sebagai ketua umum dari partai politik di Indonesia. Wacana ini juga tampaknya menuai sikap pro dan kontra dalam ekosistem demokrasi, termasuk mendapatkan respons yang berbeda dari ruang publik. Karena, menurut konstitusi UUD 1945 sudah sangat eksplisit tertuang mengenai aturan masa jabatan presiden.

Dengan demikian, wacana penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden ini juga menuai polemik yang signifikan, terutama menjadi diskursus publik. Dalam hal ini, untuk melihat dinamika politik nasional yang berkembang ini, Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Setia Budhi akan melakukan focus group discussion (FGD) mengenai wacana penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden. Di samping itu, dalam kegiatan ini yang menjadi pembicara adalah Ketua STISIP Setia Budhi dan Presiden Mahasiswa STISIP Setia Budhi. Dalam kegiatan ini, acara tersebut akan dipandu oleh Vijay Robenaris.

Facebook Comments
Previous Article
Next Article

Leave a Reply

Your email address will not be published.