KPUM STISIP Setia Budhi Membuka Pendaftaran Pencalonan BEM dan HMJ 2021

Foto: Pamflet Pendaftaran Pencalonan untuk Presiden Mahasiswa, Wakil Presiden Mahasiswa, dan Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Administrasi Negara dan Ilmu Pemerintahan/KPUM.

Lebak – Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Setia Budhi akan melaksanakan ritus demokrasi, yakni pemilihan Presiden Mahasiswa, Wakil Presiden Mahasiswa, Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Administrasi Negara dan Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Pemerintahan. Dalam hal ini, KPUM telah membuka pendaftaran, terhitung sejak Kamis (08/07/2021) sampai Jum’at (16/07/2021).

Dalam kaitan tersebut, ada sejumlah persyaratan pencalonan yang harus ditempuh oleh para bakal calon (baca: kandidat) dalam proses elektoral ini, seperti yang sudah dinyatakan oleh Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) bahwa terdapat pelbagai persyaratan, yaitu, Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,0; tidak mempunyai tunggakan keuangan dan/atau nilai; memiliki sertifikat Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa STISIP Setia Budhi; memiliki sertifikan Program Pengenalan Kampus (P2K); surat keterangan mahasiswa aktif; dan minimal semester IV.

Secara umum, dengan akan dilaksanakannya proses elektoral ini di tengah pandemi yang semakin memuncak, pelaksaan akan dilakukan secara ketat dengan memenuhi protokol kesehatan dan regulasi pemerintah dan lembaga pendidikan yang ada juga akan diterapkan secara maksimal.

“Di tengah pandemi yang semakin memuncak ditambah dengan kebijakan pemerintah yaitu PPKM, tentu KPUM harus menyesuaikan diri pada saat pelaksanaan pemilihan, dengan membagi mahasiswa dalam beberapa kelompok dan membagi waktu agar tidak terjadi kerumunan yang berlebihan. Walaupun acara pemilihan ini diadakan secara offline, tetapi KPUM pastikan semua pemilih mematuhi protokol kesehatan yang ketat,” kata Fares Wijaya selaku Ketua Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa melalui sambungan pesan WhatsApp.

Lebih lanjut, Fares juga mengatakan bahwa dirinya dan rekan-rekan yang lain akan melakukan perubahan-perubahan, baik sebelum pelaksanaan maupun pelaksanaannya. Dengan demikian, dengan adanya pandemi ini tentu kita (baca: KPUM) lebih fokus kepada sosialisasi, seperti, menggunakan platform media sosial.

Ia juga menegaskan secara eksplisit bahwa dalam pelaksanaannya, walaupun mekanismenya sama dengan pemilihan pada umumnya, tetapi kami (baca: KPUM) menekankan pentingnya penyesuaian karena adanya pandemi Covid-19 ini. Misalnya, kami (baca: KPUM) akan menggunakan mekanisme tertentu, yakni dengan membagi kelompok-kelompok dan membagi waktunya agar tidak terjadi kerumunan yang berlebih.

Selain itu, melalui laman media sosialnya, KPUM juga merilis sejumlah agenda kegiatan dalam pemilihan tersebut, yang dimulai sejak Kamis (08/07/2021) sampai penetapan dan pelantikan, yang akan dilaksanakan pada Sabtu (07/08/2021). Adapun sejumlah tahapan tersebut, di antaranya:

  1. Pengumuman Pendaftaran (08/07/2021);
  2. Pendaftaran Bakal Balon BEM dan HMJ (08-16/07/2021);
  3. Verifikasi Berkas (administrasi) (17/07/2021);
  4. Penetapan dan Pengumuman (17/07/2021);
  5. Masa Kampanye (19-28/07/2021);
  6. Pemaparan Visi dan Misi (24/07/2021);
  7. Masa Tenang (29-30/07/2021);
  8. Pemilihan (31/07/2021);
  9. Penghitungan Surat Suara (31/07/2021);
  10. Penetapan Pemenangan (31/07/2021); dan
  11. Pelantikan (07/08/2021).
Foto: Agenda kegiatan pemilihan Ketua BEM dan HMJ ANE dan IP/KPUM.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini, tentu sebagai penyelenggara memiliki sejumlah harapan, agar pelaksanaannya berjalan secara maksimal, dan berjalan tertib dengan menjaga kondusifitas lingkungan.

“Saya harap semua peserta pemilihan bisa tertib dan tidak membuat kerusuhan pada saat pemilihan berlangsung, dan tidak bosan-bosan saya ingatkan bahwa peserta wajib mematuhi protokol kesehatan sehingga kita bisa melaksanakan pemilihan ini dengan lancar,” tambah Fares Wijaya.

Facebook Comments
Previous Article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *