BEM STISIP Setia Budhi Gelar Bedah Buku

Lebak – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Setia Budhi Rangkasbitung melakukan bedah buku yang bertajuk, “New Normal: Perspektif Kebijakan Publik dan Pelayanan Publik Kontemporer,” di auditorium terbuka di lingkungan sivitas akademika STISIP Setia Budhi Rangkasbitung dengan standar yang sangat ketat, yakni mematuhi protokol kesehatan. Kegiatan tersebut diperhelatkan pada Sabtu (3/4/2021). Bedah buku tersebut dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk para mahasiswa, aktivis dan khalayak publik. Sudah menjadi rahasia umum, bahwa studi yang telah diprakarsai oleh Harits Hijrah Wicaksana, Widi Januar Ghafur, dan Imron Wasi ini adalah karya yang sangat baik, karena merekomendasikan sejumlah alternatif kebijakan.

Sebagai salah satu doktor muda lulusan Universitas Padjadjaran (UNPAD), Harits Hijrah Wicaksana, menggambarkan bahwa buku yang sudah digagasnya bersama rekan-rekan akademisi lainnya merupakan kolaborasi sebagai manifestasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dan, sebuah studi ini berawal dari situasi dan kondisi di era pandemi, termasuk pelaksanaan dari kebijakan publik.

“Buku ini kami rumuskan dengan melihat berbagai fenomena yang berkembang, termasuk studi ini juga dilegitimasi dengan studi kasus mengenai program sembako di salah satu wilayah di Provinsi Banten.” kata Harits Hijrah Wicaksana

Selain itu, Widi Januar Ghafur juga mengatakan bahwa buku yang ditulis ini merupakan satu kesatuan antara penulis satu dengan penulis lainnya. Dengan kata lain, masing-masing dari kami memiliki tugas per BAB untuk menulis dan mengkadji, menganalisis, serta mengembangkan sebuah data yang sudah dimiliki.

“Kebijakan tidak sepenuhnya benar. Oleh karena itu, dibutuhkan sejumlah aspirasi dari para stakeholders. Dalam menilai sebuah kebijakan optimal atau tidak secara praksis riil, kita layak mempunyai sejumlah parameter atau indikator tertentu,” ujarnya

Lalu, Harits Hijrah Wicaksana juga mengungkapkan bahwa buku ini juga menggunakan kombinasi metode penelitian, antara kualitatif dengan kuantitatif. Ia juga menggambarkan bahwa buku ini sangat layak menjadi preferensi. Di sisi yang lain, saran dan kritik juga dibutuhkan untuk mengembangkan studi ini agar dapat menjadi lebih baik pula.

Facebook Comments
Previous Article
Next Article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *